Cara Tepat Merawat Tattoo Baru Agar Tidak Cepat Pudar


Hai para pecinta tattoo baik etnik maupun moderen, kali ini saya akan memberikan memberi beberapa info menarik seputar Cara Tepat Merawat Tattoo Baru Agar Tidak Cepat Pudar agar kita tidak menyesal dalam mengambil gambar untuk di sematkan di kulit tubuh kita. Memutuskan akan memiliki tattoo ibarat meniti sebuah titian kecil saat menyeberangi sungai, hati-hati sampai pada tujuan dan tidak sampai terjatuh. Serasa gembira dan bangga bila sudah memiliki tatto impian dan sembari berhati-hati jangan sampai mengecewakan begitu kira-kira analoginya.

Kecewa yang dirasakan adalah dimana harapan awal dengan harapan akhir hasilnya berbeda. Why not? gegabah memilih tattoo dan tidak melakukan perawatan semestinya sesuai saran artis tattoo atau sipatiti (sebutan artis tato suku mentawai) berpotensi membawa rasa kekecewaan. Pada saat ini berbagai macam perawatan khusus setelah ditattoo sudah menjadi standar operating prosedur di dalam studio tattoo, sehingga kepuasan pelanggan menjadi prioritas utama.

Beda halnya pada jaman dahulu (pada Suku Dayak secara umum), untuk prosesi tattoo samapi peralatan tattoo yang digunakan berasal dari duri tumbuhan (seperti duri jeruk) yang berisiko besar terjadinya infeksi. Selesai dilakukan pen-tattoo-an, luka goresan dari duri jeruk, bahan tinta dari jelaga kemudian dilumuri minyak (biasanya berasal dari lemak binatang/minyak kelapa) cukup menimbulkan berbagai macam rasa seperti nyeri yang luar biasa, infeksi sampai demam. Belum lagi tattoo tersebut tidak berhasil karena terjadi infeksi pada kulit yang di-tattoo. Tidak semua proses tattoo yang dilakukan pada jaman dahulu berjalan mujur, sumber menyebutkan proses yang tidak berjalan mujur ini bisa sampai menimbulkan kematian.

Tattoo pada jaman dahulu merupakan sebuah tanda identitas suku (Dayak misalnya) dan diyakini sebagai penerang ke arah keabadian. Dengan segala risiko yang mungkin terjadi serta rasa sakit yang dirasakan saat ditattoo tidak menyurutkan spirit rasa identitas dan filosofi dalam diri pemiliknya. Ketika ingin memiliki tattoo rasa tertanam siapa ke-diri-an kamu yang menjadi filosofi kebanggaan tersendiri yang mungkin sulit kebanyakan orang pahami.

Yah..dalam hal ini penekanan Saya bukan sebuah keharusan/paksaan memiliki tattoo demi identitas, kebanggaan dan semangat yang menjadi filosofi utama. Tulisan ini difokuskan bagi yang sudah mantap dalam memilih dan akan mulai memiliki tattoo yang tidak ingin goresan tattoonya rusak dan mengecewakan. segala model tattoo dan keindahan yang kamu lihat itu dimulai dengan bagaimana cara merawatnya ketika pertama kali membuat tattoo-nya.

Secara umum tips khusus merawat tattoo baru agar tidak pudar dan awet sama dengan merawat luka akibat goresan benda tajam pada permukaan kulit. Seperti halnya luka pada umumnya prinsip perawatan luka goresan tattoo mencegah terjadinya infeksi yang menghambat kesembuhan sempurna kulit sediakala.

Saat memasuki studio tattoo, Kamu disuguhi dengan katalog gambar berbagai macam desain tattoo, hal ini lumrah dilakukan moderen ini. Kamu yang memilih ber-tattoo dengan sentuhan yang halus seperti mesin tattoo yang cukup canggih, maupun sederhana cukup memberikan rasa tenang sembari mendengarkan musik rock atau pop mengalun di studio. Tak kalah nyerinya juga pada tekhnik tattoo hand tapping yang kerap masih diterapkan oleh seniman tattoo untuk menjaga tradisi dan keaslian tattoonya.

Berikut ini beberapa tindakan perawatan yang baik dilakukan agar tattoo baru Anda Agar Tidak Cepat Pudar dan menjadi kebanggaan:
  • PERBAN/PLASTER
    Pembuatan yang dilakukan dengan cara ditusuk pada kulit mengeluarkan cairan tubuh dan darah.  Setelah selesai men-tattoo, bagian kulit tersebut biasanya dibalut dengan pembalut/perban/plester khusus yang lembut, hal ini berguna melindungi paparan dan kontak luka yang masih baru yang dapat menyebabkan infeksi. Ada juga yang berpendapat ditutup dengan plastik. Pada intinya gunakan perban yang halus tidak terlalu pengap sehingga sekitar kulit kekurangan oksigen.
  • CUCI TANGAN
    Selalu mencuci tangan pada saat membuka dan mengganti perban/plaster. Tindakan ini sangat disarankan sebagaimana perawat memperlakukan luka sebagaimana mestinya.
  • SALAP ANTIBIOTIK
    Gunakan salap kulit anti infeksi untuk mencegah infeksi oportunistik (infeksi yang terjadi karena kondisi luka yang tidak bersih/aman) yang dapat merusak tattoo. Oleskan salap dengan lembut dan tipis dan jangan terlalu tebal agar pori-pori kulit dapat mendapatkan asupan oksigen yang cukup.
  • HINDARI SINAR MATAHARI
    Panas sinar matahari membuka pori-pori kulit dan membuat tinta tattoo keluar. Jauhkan dari sinar matahari selama proses penyembuhan luka.
  • JANGAN DIGARUK
    Menggaruk tato dapat menyebabkan infeksi pada kulit sehingga merusak bentuk tattoonya.
  • PAKAIAN KETAT
    Jangan menggunakan pakaian yang ketat dikarenakan, dapat membuat cairan pada kulit keluar (plasma) sehingga menempel lengket pada pakaian menimbulkan nyeri ketika pakaian akan dibuka. Selain itu juga pakaian ketat menghambat pertukaran gas seperti oksigen yang sangat penting selama masa penyembuhan.
Saran paling utama dari saya adalah tidak ada sesuatu yang berhasil dengan baik bila tidak diusahakan, dipelihara dan dirawat dengan baik. Bila Kamu tidak mau kehilangan goresan indah tattoo baru pada tubuhmu, maka lakukan petunjuk yang disarankan di atas.


EmoticonEmoticon